Senin, 15 September 2014

FF Hurtful // Oneshoot // inspired by shin Jihoon - hurtful






Tittle                            : Hurtful
Author                         : @ahnaraa
Genre                          : Friendship, sad, hurt.
Main Cast                    : Aleyna Yilmaz and Daniel Hyunoo Lachapelle
Profile Main Cast        :
·         

            Name: Aleyna Yilmaz
Nickname: Ley, Aley, Leyna, Nana, Pure Girl, Lollipop
Korean Name: Lina Park
DOB: 14 November 2006
Echtinity: Korean - Turkish
Casted: Real Kids Story Rainbow
Work: Model, Actrees, Ulzzang
·        

             Name: Daniel Hyuno Lachapelle
Nickname: Daniel, Baby Nickhun
DOB: 02 Juli 2006
Echtinity: American – Korean
Casted: Real Kids Story Rainbow
Work: Model, Actrees, Ulzzang
Rating                         : PG 13+
Length                         : Oneshoot
Disclaimer                   : FF ini terinspirasi dari lagu dan MV(Music Video) Shin Ji Hoon yang berjudul Hurtful.

‘03032014’







Lina gadis kecil yang sangat sabar menghadapi cobaan dalam hidupnya. Saat dia menemukan seorang yang dianggapnya malaikat pada saat itu, Lina merasa ada kegembiraan dalam hidupnya, meskipun itu hanya sedikit. Namun, malaikat itu pun juga pergi meninggalkannya. Hanya kesepian yang menemani kehidupannya.








Lina POV
Aku bangun di pagi hari, tak ada sarapan istimewa di meja makan. Tentu dengan lauk pauk sederhana ini Aku makan sambil menonton tv. Dari luar terdengar suara tangisan Mama dan suara teriakan Papa yang sangat keras. Aku tak memperdulikan semua itu, segera aku mandi dan berangkat ke sekolah. Di halaman rumah, aku melihat Mama menunduk kesakitan karna dipukul Papa. Aku tak bisa melakukan apapun, aku hanya bisa melihat Mama kesakitan, Aku lelah memikirkan mereka.








            Daniel POV
Aku mendengar suara tangisan dan suara teriakan yang sangat keras dari rumah Lina. Lalu, aku hampiri Lina, aku bertanya padanya
   “Kau baik-baik saja?”
tapi Lina pergi meninngalkanku tak sedikitpun dia mempedulikanku. Aku tau bagaimana perasaan Lina saar ini, Aku ingin menghiburnya, tapi aku tak tau bagaimana caranya. Aku berjalan di belakangnya. Lina berhenti dan menoleh padaku,
   “Kenapa kau mengikutiku?” Akupun berhenti dan menjawab pertanyaannya
   “Aniya, aku tidak mengikutimu. Aku ingin berangkat sekolah. Bukankah sekolah kita sama?”
Lina tak menjawab kata-kataku lagi, dia melanjutkan jalannya dan aku masih mengikutinya dari belakang.aku  menawarkan sebatang coklat pada Lina
   “Lina-ya… Kau mau coklat?” dan lagi-lagi Lina tak mempedulikanku.
   “Baiklah kalau kau tidak mau, aku tidak memaksamu” ucap ku lirih.

Author POV
Sesampainya Lina dan Daniel di sekolah, mereka menghabiskan waktu luang mereka dengan bermain layaknya anak-anak pada umumnya. Lina bermain sendiri, menjauh dari keramaian teman-teman sebayanya karna ia merasa nyaman jika sendirian. Tiba-tiba 3 anak laki-laki datang menghampirinya, ketiga anak laki-laki itu memaksa Lina untuk menyerahkan semua uang sakunya
   “Hey kau jelek, serahkan seluruh uangmu pada kami”.
Dengan wajah cemas Lina menjawab
   “Aku tidak punya uang…”
Daniel melihat Lina dalam keadaan bahaya, Daniel menghampiri Lina dan memukul ketiga anak laki-laki yang ingin merampas uang Lina.
   “Sudah, hentikan!!! Daniel hentikan!!!”
Teriakan Lina di balut air mata. Lina bosan melihat kekerasan, dia ingin hidup tenang tanpa ada kekerasan, dia ingin merasakan menjadi gadis kecil pada umumnya, mendapat kasih sayang orang tua, tersenyum bahagia, mendapat hadiah saat ulang tahun, bermain, dan belajar bersama orang tuanya. Tapi Lina tidak pernah mendapatkan itu semua.
            Lina menghampiri Daniel yang terduduk di tanah karna telah di keroyok oleh tiga anak laki-laki nakal tadi. Lina mengulurkan tangannya pada Daniel. Daniel pun menerima uluran tangan Lina. Mereka pulang bersama, di perjalanan pulang Lina mengajak Daniel duduk di bangku taman sebentar, sekedar untuk menobati luka lebam di pipi Daniel.
            Sejak saat itu mereka selalu bermain bersama, menghabiskan waktu luang bersama. Daniel berusaha menghibur Lina, Daniel mengajak Lina kesuatu bangunan kosong sederhana, tapi bersih.





   “ini tempat apa?”
Tanya Lina pada Daniel .
   “Ini tempat biasa untukku merenung, menggambar, dan melihat… kemarilah…” Daniel menggandeng tangan Lina.
  “Dan melihat pemandangan indah ini”.
Lina takjub melihat pemandangan indah itu
   “Huwaaa, ini indah sekali. Terimakasih karna sudah mengajakku bermain disini”.
Daniel tersenum melihat Lina gembira, karna tak biasanya Lina terlihat segembira ini.
            Bagi Lina, saat ini Daniel adalah seorang malaikat sekaligus pangeran yang tiba-tiba datang dalam kehidupannya, memberikan warna pelangi pada lembaran barunya. Sedikit demi sedikit beban kehidupan Lina berkurang karna kehadiran Daniel.
            Daniel mengajak Lina ke tempat biasa mereka bermain. Daniel membuka lemari yang berada di tempat itu, Daniel memberikan sebuah kotak kepada Lina.
   “Apa ini?”
Tanya Lina sambil membuka kotak itu, Lina melihat sepasang boneka kecil .
   “Boneka ini cantik sekali, Ini untukku?”
Daniel mengangguk, kemudian Lina memeluk Daniel.
   “Terimakasih Daniel. Aku tak tau apa lasanmu baik padaku disaat semua orang tidak ada yang memperhatikanku” Lina menangis bahagia  di pelukan Daniel.


       



           1 Bulan Daniel dan Lina bersama-sama. Mereka bermain, dan belajar bersama. Namun, suatu hari pelangi dalam hidup Lina berubah menjadi kelabu lagi. Daniel, malaikat sekaligus pangeran baginya menghilang, entah Daniel pergi kemana, Daniel tak pernah bilang padanya kalau ia akan pergi. Lina membuka kotak yang berisi sepasang boneka pemberian Daniel, Lina memeluk boneka itu erat-erat, Lina menangis. Lina mencoba memejamkan mata, tidur untuk melupakan semua tentang Daniel. Tapi ketika Lina bangun dari tidurnya, Lina masih teringat pada Daniel, Lina berlari menuju tempat biasa mereka bermain dan menghabiskan waktu bersama.






“Daniel…Daniel.. apa kau ada di dalam?”
Lina membuka lemari yang ada ditempat itu, ada sepucuk surat yang di tujukan padanya.




   “Lina, maaf aku harus pergi. Mungkin suatu saat nanti aku kembali… Tetaplah tersenyum, anggaplah aku masih bersamamu, jangan menangis ataupun bersedih karna aku tak bersamamu saat ini"






            Setiap hari Lina pergi ke tempat itu, menganggap Daniel masih ada di tempat itu. Memanggil nama Daniel ketika sampai di depan pintu tempat itu menunggu Daniel datang, menunggu dan terus menunggu di tempat yang sama .
            Hidup Lina menjadi sepi lagi tanpa Daniel. Lina mencoba mengahapus semua tentang Daniel, tapi ia tak bisa, ia selalu teringat semua tentang Daniel.
            Sampai kini Lina mulai tumbuh dewasa, ia masih menunggu Daniel di tempat yang sama, di waktu yang berbeda, menunggu malaikatnya datang untuk mewarnai hidupnya yang kelabu.







Lina ingin bertemu Daniel lagi, bermain seperti dulu lagi. Meskipun waktu telah berubah.









Aku makan dan menonton TV , Aku menggosok mata, Aku mengantuk dan pergi ke kamarku
Aku mematikan lampu dan melemparkan dan berpaling dan lain hari berlalu di pikiranmu
Semuanya akan terhapus jika aku tertidur , bahkan semua ini kesepian dan frustrasi di jantung ini
Setiap hari , saya hanya berharap bahwa besok akan berbeda dari hari ini
Rasanya sakit dan sakit , setelah kau pergi
Ini menyedihkan dan sedih , aku masih tidak bisa melupakan Kau
Air mata jatuh tanpa henti ketika Aku mendengar tentang Kau kadang-kadang
Apa yang harus Aku lakukan sekarang ? Kembalilah padaku
Hari-hariku yang tidak menyenangkan
Mengapa Aku bodoh seperti itu setiap hari ?
Aku berjalan sendirian, aku menginjak daun
Aku mencoba sekali lagi untuk menghapus Kau
Apa yang harus dilakukan ? Tiba-tiba , angin menjadi dingin
Rasanya sakit dan sakit , setelah kau pergi
Ini menyedihkan dan sedih , aku masih tidak bisa melupakan Kau
Air mata jatuh tanpa henti ketika Aku mendengar tentang Kaukadang-kadang
Apa yang harus saya lakukan sekarang ? Kembalilah padaku
Aku kira beberapa hal yang tidak bisa diungkapkan dengan kata cinta
Kau terus mendapatkan lebih jauh dan aku masih di tempat yang sama
Aku kira Kau tidak bisa membalikkan keadaan kembali dengan kata-kata ‘Aku minta maaf’
Apa yang harus dilakukan , apa yang harus dilakukan ? Maukah kau memelukku ?
Rasanya sakit dan sakit , setelah kau pergi
Ini menyedihkan dan sedih , aku masih tidak bisa melupakan Kau
Air mata jatuh tanpa henti ketika Aku mendengar tentang Kaukadang-kadang
Apa yang harus Aku lakukan sekarang ? Kembalilah padaku



Song By : Shin Ji Hoon - Hurtful
Trans By : @ahnaraa






Tidak ada komentar:

Posting Komentar